 | | GeoStatistic |
| Online |
0 |
| Member |
749 |
| Today |
789 |
| Last |
482 |
|
|

|
|
| GeoNews |
Friday, 09 May 2008 | Read 136 Time(s)
Perencanaan Tata Ruang Kota dengan GIS
GIS (geografical information system) Sistem informasi geografis
Seminar tentang Rencana Tata Ruang Wilayah kabupaten Mojokerto. Seminar ini diadakan di Pondok Cahaya Putra (PCP), Trawas, Kab. Mojokerto dan diadakan oleh Badan Perencanaan pembangunan (Bappeda) Kab. Mojokerto.
Hadir sebagai pembicara adalah dari Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Jawa Timur dan dilanjutkan dengan pemaparan dari perusahaan konsultan tata kota.
Yang menarik adalah bahwa perencanaan tata kota yang disusun oleh konsultan ini menggunakan data - data GIS / SIG sebagai dasar acuan dalam menentukan alokasi ruang atau wilayah. Sebuah Misal, Sebuah wilayah dinyatakan sebagai wilayah konservasi alam dan dipertahankan sebagai wilayah hutan karena data - data GIS menunjukkan wilayah tersebut adalah wilayah dengan tingkat kecuraman mencapai 40 persen atau lebih dan dengan ketinggian ratusan meter di atas permukaan laut (DPL), sehingga dengan menjadikan wilayah tersebut sebagai wilayah konservasi, akan mengurangi kemungkinan terjadinya bahaya bagi penduduk karena bahaya banjir dan longsor.
Ilustrasi di atas adalah salah satu contoh, dan masih banyak lagi pemaparan dari konsultan tata kota tersebut yang mendasarkan pada data - data GIS sebagai acuan. Hal ini menunjukkan bahwa peran GIS, diakui atau tidak semakin penting, bahkan bagi bidang yang seolah - olah tidak membutuhkan GIS, tetapi ternyata dengan GIS semakin banyak nilai tambah yang bisa didapatkan. Dengan GIS hal - hal yang sebelumnya kita tidak perhatikan karena lokasi dan medan yang sulit, sekarang bisa di “lihat” dengan mudah, sehingga perencanaan ke depan menjadi relatif mudah.
Siapa lagi yang meragukan manfaat GIS? Jika ada, mungkin orang ini membutuhkan pencerahan tentang apa itu GIS.
Sumber berita : http://gis.blogsome.com |
Bookmark this to:
| | Berita terkait :
| | « Halaman sebelumnya... |
|
|